Absen tadarus, nilai, SPP, izin keluar, setoran hafalan. Guru mencatat di tempat kejadiannya; kepala madrasah, bendahara, sampai wali di rumah membaca data yang sama. Tanpa menyalin ulang, tanpa bertanya di grup.
Hari ini enam orang akan menulis tentang dia. Di banyak madrasah, enam catatan itu tinggal di enam buku yang berbeda. Di sini, semuanya bertemu di satu tempat.
06.45Halaman madrasahBu Nurul · Wali kelas 8B01/06
Absen pagi dan tadarus, sebelum bel.
Bu Nurul mencentang kehadiran tadarus pagi dari HP. Ahmad sudah duduk di barisannya. Dua nama yang belum datang langsung terlihat, lengkap dengan kontak orang tuanya.
Kehadiran kelas, tadarus, jamaah, dan ekskul tercatat per siswa.
Tadarus pagi · 8B
30 dari 32 hadir
Kelas 8B · 32 siswa
Ahmad Fauzan8BHadir
Rizki Maulana8BBelum datang
Fahmi Hidayat8BHadir
Ilham Nur8BBelum datang
07.40Kelas 8BPak Arif · Guru Fikih02/06
Nilai diketik sekali. Rapor menyusun dirinya.
Nilai ulangan fikih Ahmad masuk dari laptop kelas. Leger, peringkat, dan rapor semester ikut terisi. Tidak ada lagi menyalin dari buku nilai ke Excel lalu ke kertas rapor.
Bobot nilai, KKM, dan format rapor diatur tiap jenjang.
Ayah Ahmad transfer pagi ini. Pak Ridwan mencocokkannya, kuitansi terbit, dan jurnalnya tercatat berpasangan. Tidak ada setoran kas yang bisa hilang diam-diam dari buku.
Bayar online lewat penyedia pilihan madrasah, atau tetap tunai di loket.
Ahmad perlu ke puskesmas. Pak Rahmat memindai kartunya: izin sudah disetujui wali kelas, harus kembali pukul 12.00. Kalau terlambat, guru piket yang pertama tahu.
QR di kartu berisi kode acak, bukan nomor induk.
Boleh keluar
AFAhmad Fauzan2026.0009 · Kelas 8B
Jenis izin
Izin ke puskesmas
Keluar
10.30
Kembali
12.00
Disetujui wali kelas dan guru piket
13.15Musala madrasahPak Fikri · Pembimbing tahfidz05/06
Setoran An-Naba' 1–16, lancar.
Ba'da Dzuhur, Ahmad menyetor hafalan baru. Pak Fikri mencatat ziyadah dan murajaahnya dari HP, dan target juz semester ini maju satu langkah.
Target, ujian tasmi', dan hafalan tersimpan di data siswa yang sama.
Catat setoran
Kelompok tahfidz Juz 30
AFAhmad Fauzan2026.0009 · Kelas 8B
ZiyadahMurajaah
SurahAn-Naba'Ayat1–16
NilaiLancarCukupUlangSimpan setoran
20.45Rumah, TasikmalayaBapak Yusuf · Ayah Ahmad06/06
Dari rumah, ayahnya melihat hari yang sama.
Hadir tadarus. Nilai fikih 86. SPP lunas. Izin ke puskesmas, kembali pukul 11.52. Setoran An-Naba'. Bapak Yusuf tidak perlu bertanya di grup, dan tidak ada guru yang harus menjawab satu per satu.
Wali masuk dengan kata sandi atau PIN, ditambah authenticator bila madrasah mewajibkannya.
Portal WaliBY
Bapak Yusuf
Izin keluarAnanda Ahmad keluar gerbang pukul 10.30 WIB dengan izin ke puskesmas, dijadwalkan kembali pukul 12.00.
SPP NovemberRp 450.000Lunas
Hadir 29 dari 30 hari
Enam orang, enam tempat, satu siswa yang sama.
Itulah arti satu data: ditulis sekali di tempat kejadiannya, dibaca oleh siapa pun yang berhak, dan tidak pernah disalin ulang.
Beranda panel admin, disederhanakan. Nama dan angka contoh.
Fitur
Fitur aplikasi madrasah
Semua urusan madrasah di satu sistem informasi madrasah, untuk MI, MTs, MA, dan diniyah, dari SPMB sampai rapor dan tahfidz.
SPMB dan PPDB madrasah
Pendaftaran siswa baru dari HP, berkas, tes termasuk baca Al-Qur'an bila dipakai, pengumuman, dan daftar ulang.
Data siswa MI, MTs, dan MA
Satu data siswa untuk semua madrasah dalam yayasan: kelas, riwayat, kartu siswa ber-QR, dan impor dari Excel.
Keuangan madrasah dan SPP
SPP terbit otomatis tiap bulan, potongan anak guru atau yatim, cicilan, infaq dan donasi tercatat terpisah.
Absensi siswa dan jamaah
Absen pagi, tadarus, dan jamaah Dzuhur yang mengikuti jadwal sholat, dicatat dari HP.
Rapor madrasah
KKM, bobot nilai, predikat, sikap, dan bagian hafalan di rapor, diterbitkan ke portal wali.
Aplikasi tahfidz
Setoran ziyadah dan murajaah, target juz, ujian tasmi', dan syarat hafalan untuk naik kelas.
Ujian dan kartu ujian
Periode ujian, jadwal per kelas, cek bentrok pengawas, kartu ujian, dan aturan bagi yang menunggak.
Portal wali
Wali melihat tagihan, kehadiran, hafalan, dan rapor anak dari HP.
Studi kasus
Satu aplikasi, banyak bentuk madrasah.
Satu MI, yayasan dengan MTs dan MA, atau madrasah dengan program tahfidz. Pilih bidangnya: semuanya diatur pengurus dari menu, tanpa programmer.
4 kasus
Kasus
Kami satu MTs swasta tanpa asrama.
Di Santrinesia
Satu akun berisi satu madrasah. Pilih jenis Madrasah saat mendaftar: siswa tercatat pulang-pergi, bagian asrama tidak tampil, dan tahfidz serta jadwal sholat tetap ada.
Kasus
Yayasan kami menaungi MI, MTs, dan MA, masing-masing dengan kepala dan bendahara.
Di Santrinesia
Tiap madrasah mengelola SPMB, tagihan, dan pengurusnya sendiri. Yayasan melihat semuanya, per madrasah atau digabung.
Kasus
Madrasah diniyah sore memakai siswa yang sama dengan MTs pagi.
Di Santrinesia
Satu siswa bisa tercatat di kelas MTs dan kelas diniyah sekaligus, masing-masing dengan nilai dan rapornya sendiri.
Kasus
Sekarang baru MTs, nanti membuka MA dan asrama.
Di Santrinesia
Lembaga dan asrama ditambah kapan saja, tanpa akun baru dan tanpa memindah data.
Tiga asrama, masing-masing dengan rekening dan SPP sendiri.
Di Santrinesia
Tiap asrama menjadi lembaga kesiswaan dengan rekening, biaya, dan bendaharanya sendiri. Tagihannya hanya mengenai siswa yang tinggal di asrama itu.
Kasus
Satu bendahara pusat memegang semua asrama dan lembaga.
Di Santrinesia
Bendahara tanpa cakupan lembaga memegang semua buku beserta laporan gabungannya. Bisa juga satu bendahara untuk beberapa asrama saja, tanpa MTs.
Kasus
Anak guru dipotong 50%, saudara kandung 10%.
Di Santrinesia
Aturan potongan bernama diterapkan otomatis saat tagihan terbit. Yang tidak boleh ditumpuk diambil yang terbesar; yang boleh ditumpuk ditambahkan, dengan batas nominal bila perlu.
Kasus
Wali meminta mencicil tagihan yang besar.
Di Santrinesia
Tagihan dipecah menjadi beberapa termin dengan DP. Pemecahan perlu persetujuan admin, dan jumlah piutangnya tetap sama.
Kasus
Wali membayar untuk dua anak sekaligus.
Di Santrinesia
Satu pembayaran dibagi ke tagihan tertua kedua anak dan tercatat per anak. Wali juga bisa memilih tagihan mana yang dibayar dulu.
Kasus
Wali mentransfer ke rekening lembaga yang keliru.
Di Santrinesia
Pembayaran tetap lunas, dan utang antar-lembaga tercatat otomatis di kedua buku sampai bendahara melunasinya.
Kasus
Listrik dibayar yayasan, tetapi dipakai semua lembaga.
Di Santrinesia
Biaya bersama dibagi tiap bulan menurut jumlah siswa atau persentase tetap, dan tercatat sebagai piutang antar-lembaga.
Kasus
Dana BOS dan wakaf tidak boleh dipakai untuk sembarang belanja.
Di Santrinesia
Dana terikat hanya membiayai akun beban yang dicentang untuknya. Gaji yang dibayar dari BOS ditolak bila kas BOS tidak cukup.
Kasus
Telat membayar SPP dikenai denda.
Di Santrinesia
Denda ditagih sekali setelah sekian hari lewat jatuh tempo, sebagai jenis biaya tersendiri. Tidak pernah ada denda atas denda.
Kasus
Jajan siswa di kantin dibatasi.
Di Santrinesia
Madrasah menetapkan batas belanja per minggu dan per bulan. Batas harian bisa dibuat lebih ketat per siswa, juga oleh wali bila madrasah mengizinkan.
Kasus
Wali kelas dan kepala madrasah mendapat tunjangan.
Di Santrinesia
Tunjangan diberikan per jabatan, per wali kelas, atau per tingkat, dan hanya sampai ke pegawai yang memegangnya. Pegawai yang masuk atau keluar di tengah bulan digaji prorata.
Kasus
Pembelian barang sering lewat WhatsApp tanpa jejak.
Di Santrinesia
Pengurus mengajukan permintaan pembelian, disetujui berjenjang, penawaran vendor dibandingkan, PO dicetak, barang diterima bertahap, lalu jadi utang vendor.
Kasus
Madrasah kami UPZ BAZNAS dan menerima zakat fitrah beras.
Di Santrinesia
Zakat uang dan beras dicatat sebagai titipan, disetor penuh dengan nomor BSZ; dana penyaluran dan hak amil dari BAZNAS dicatat terpisah sesuai Perbaznas 2/2016.
Cakupan peran berlapis: lembaga, kelas, dan putra/putri.
Kasus
Kami punya jabatan yang tidak ada di daftar peran.
Di Santrinesia
Peran baru disusun dari daftar izin. Perubahannya berlaku pada permintaan berikutnya dan tercatat di audit.
Kasus
Pengajuan dana harus disetujui kepala madrasah dulu.
Di Santrinesia
Alur persetujuan ditentukan madrasah, termasuk memakai peran buatan sendiri.
Kasus
Di madrasah kami SPP disebut SPP dan musyrif disebut pembina.
Di Santrinesia
Istilah diganti sekali dan panel, portal wali, pendaftaran SPMB, website, email, serta ekspor Excel mengikutinya, termasuk siswa menjadi siswa atau madrasah menjadi madrasah.
Kasus
Madrasah kami tidak memakai asrama.
Di Santrinesia
Jenis lembaga Madrasah menyembunyikan bagian asrama, kunjungan, penitipan, dan dapur; tahfidz dan jadwal sholat tetap ada. Semuanya bisa diubah di Pengaturan › Jenis lembaga.
Kasus
Semua pengurus wajib memakai verifikasi dua langkah.
Di Santrinesia
Satu sakelar mewajibkan 2FA untuk semua pengurus madrasah.
Kasus
Satu guru mengajar di dua madrasah.
Di Santrinesia
Satu login untuk beberapa madrasah. Ia memilih madrasah saat masuk, dan data tiap madrasah tetap terpisah.
Kasus
Email ke wali MTs dikirim dari alamat MTs sendiri.
Di Santrinesia
Lembaga yang punya akun email sendiri mengirim pesan tentang santrinya dari akun itu; lembaga lain memakai akun yayasan.
Yang biasanya meminta programmer, di Santrinesia diatur pengurus dari menu.
Coba ganti istilahnyaLayar ikut berubah. Begitu juga di panel madrasah Anda.
Biaya bulanan
Sebutan pengajar
Kelas
SPP NovemberLunasRp 450.000
Izin keluar disetujui GuruBu Nurul · Kelas 8B
Jenis lembaga
Pondok pesantren, madrasah, sekolah, atau sekolah berasrama. Istilah dan bagian awal mengikuti jenisnya; preset Salaf, Modern, Tahfidz, atau Ma'had Aly memasang jenis izin, kegiatan, dan status contoh. Semuanya bisa diubah.
Istilah
SPP atau uang sekolah, SPMB atau PPDB, wali atau orang tua. Layar ikut kata yang dipakai di madrasah Anda.
Formulir dan field
Formulir SPMB dan field tambahan untuk siswa, pegawai, atau aset disusun sendiri.
Alur persetujuan
Izin dan pengajuan dana melewati jenjang persetujuan yang ditetapkan madrasah.
Yayasan
MI, MTs, MA, dan diniyah mengelola penerimaan, keuangan, dan pengurusnya sendiri. Yayasan melihat dan menggabungkan semuanya.
Hak akses
Berlapis sampai jenjang, kelas, dan putra/putri. Wali kelas cukup melihat kelasnya sendiri.
Kalender
Hijriah dan jadwal sholat bawaan Kemenag, bisa diubah. Kegiatan seperti jamaah Dzuhur mengikuti jadwal sholat.
Ekosistem Santrinesia
Sistem informasi madrasah dalam satu buku induk.
Satu buku induk siswa untuk semua meja madrasah: TU, wali kelas, guru tahfidz, bendahara, sampai wali di rumah. Yang dicatat di satu meja langsung sampai di meja lain.
Buku induk siswaSatu data, dibaca semua ruang
Pintu masuk
Dari pendaftaran SPMB sampai kartu siswa
Satu alur, lintas ruang
1Wali mengisi formulir SPMB dari HP
2Panitia menilai tes, termasuk baca Al-Qur'an bila dipakai
3Data masuk buku induk, kartu siswa ber-QR tercetak
4Tagihan daftar ulang terbit sendiri
Yang ada di ruang ini
Penerimaan siswa baruFormulir online, berkas, tes, seleksi, penempatan, sampai daftar ulang.
Buku induk & kartu siswaSiswa, wali, pegawai, lembaga, kelas, beserta riwayatnya; kamar bila berasrama.
Formulir & istilah sendiriKolom tambahan, alur persetujuan, dokumen, dan istilah khas madrasah.
Pengguna & hak aksesPeran, lingkup putra/putri, 2FA, undangan, catatan masuk.
Akademik & raporJadwal, nilai, ujian, kartu ujian, ujian di layar, rapor, ijazah.
Ruang belajarMateri dan tugas per mapel, kiriman siswa, nilai dan catatan guru.
Tahfidz & ngajiSetoran, murajaah, target, ujian tasmi', dan sanad.
Kalender HijriahAgenda Hijriah–Masehi, acara, dan jadwal sholat.
PerpustakaanKatalog kitab dan buku, peminjaman lewat kartu, denda.
AbsensiKegiatan, kelas, dan jamaah lewat QR, kartu, atau manual, tetap jalan saat sinyal hilang.
Perizinan & gerbangIzin pulang dan keluar, persetujuan berjenjang, pindai di gerbang.
Kedisiplinan & BKPelanggaran, poin, prestasi, dan catatan pembinaan yang terjaga.
Kesehatan (UKS)Catatan kesehatan dan UKS; asrama dan kamar bila lembaga berasrama.
Dapur & konsumsiMenu dan jatah makan untuk lembaga yang menyediakan makan.
Penitipan HP & teleponTitip dan sita HP, jadwal telepon atau video call dengan wali.
Organisasi siswaOSIS dan organisasi, piket kelas, dan ekstrakurikuler.
Perlindungan siswaKanal lapor perundungan, bisa anonim, dengan akses sangat terbatas.
Rencana rilis 1.0 mencakup semua ruang ini. Sebagian masih dikembangkan, dan madrasah-madrasah pertama ikut menentukan urutan penyempurnaannya. Fitur zakat hanya aktif untuk madrasah yang berwenang menghimpun zakat, misalnya UPZ BAZNAS atau LAZ.
Amanah
Data siswa dan amanah wali dijaga sejak hari pertama.
Setiap madrasah terpisah di tingkat database, catatan konseling dan kesehatan dienkripsi, dan jejak perubahan tidak bisa dihapus.
Terpisah antar madrasah
Setiap baris data membawa identitas pondoknya, dan database sendiri yang menolak akses lintas madrasah (row-level security). Uji isolasinya berjalan otomatis.
Data sensitif dienkripsi
NIK, data kesehatan, dan catatan konseling disimpan terenkripsi, dibatasi per peran, dan tidak ditulis ke log.
Verifikasi dua langkah
Pengurus bisa memakai aplikasi authenticator, dan madrasah bisa mewajibkannya untuk semua pengurus.
Jejak yang tidak bisa dihapus
Perubahan data inti dan pengaturan tercatat: siapa, kapan, dari mana, nilai lama dan baru.
Pembukuan yang jujur
Jurnal double-entry yang hanya bertambah. Kesalahan dikoreksi dengan jurnal balik.
Data milik madrasah
Ekspor ke Excel kapan saja. Bila madrasah berhenti, akun menjadi hanya-baca 90 hari dengan ekspor penuh.
Kartu tanpa data pribadi
QR di kartu siswa berisi kode acak, bukan NIS. Data biometrik tidak disimpan di server.
Perlindungan siswaDalam pengembangan
Kanal lapor kekerasan dan perundungan, bisa anonim. Tim support Santrinesia pun tidak bisa membukanya.
Harga
Biaya langganan tahunan Rp500.000 per madrasah. Semua fitur, tanpa pilihan paket.
Madrasah mendaftar
Masa coba gratis, atau 12 bulan dengan kode voucher
Masa gratis selesaiBiaya langganan tahunan Rp500.000
Santrinesia Cloud, langganan tahunan
Rp 500.000
per madrasah per tahun
Gratis selama masa coba sebelum membayar, atau 12 bulan dengan kode voucher dari tim Santrinesia.
Semua ruang dan bagiannya, termasuk yang baru dibangun
Domain sendiri untuk website madrasah, didaftarkan tim Santrinesia
Pembaruan otomatis: fitur, perbaikan, keamanan
Data di pusat data di Indonesia, dengan backup otomatis
30 hari dan 7 hari sebelum masa gratis berakhir, admin, bendahara, dan kepala madrasah menerima pemberitahuan berisi besaran biaya langganan tahunan. Tidak melanjutkan? Akun menjadi hanya-baca selama 90 hari dengan ekspor data penuh.
Cara mulai
1Daftar sendiriPakai akun Google, atau email dengan kode verifikasi yang dikirim ke email itu.
2Isi nama madrasahPilih alamat website madrasah. Punya kode voucher dari tim Santrinesia? Masukkan di langkah ini.
3Pilih jenis lembagaPilih Madrasah: tahfidz dan jadwal sholat tetap ada, bagian asrama tersembunyi.
4Ikuti "Mulai di sini"Lembaga, kelas, impor siswa dari Excel, biaya, portal wali. Centang muncul sendiri begitu datanya ada.
5Undang pengurus dan waliSetiap pengurus masuk dengan perannya; wali menerima undangan ke portal.
Sasaran kami: ruang inti dipakai harian dalam 30 hari untuk madrasah tunggal, dan 90 hari untuk yayasan multi-lembaga.
Dipasang di server madrasah sendiri menyusul di versi 1.x: kode yang sama, tanpa pembaruan otomatis, perbaikan sebagai jasa berbayar. Tanya harga lisensi lewat WhatsApp.
Dibayar madrasah langsung ke penyedianya: biaya penyedia pembayaran dan pesan WA/SMS. Notifikasi push dan email tidak dibatasi.
Tanya jawab
Setiap madrasah berbeda. Ini yang sering ditanyakan kepala madrasah dan bendahara.
Madrasah bisa mencoba gratis: daftar sendiri, lalu pakai semua fitur selama masa coba. Madrasah yang memasukkan kode voucher dari tim Santrinesia saat mendaftar gratis 12 bulan, selama kuotanya masih ada. Sesudahnya, biaya langganan tahunan Rp500.000 per madrasah, sudah termasuk semua fitur dan satu domain website madrasah. Subdomain santrinesia.com selalu gratis; setiap domain sendiri tambahan Rp300.000 per tahun.
Tidak perlu. Klik "Coba gratis", daftar dengan akun Google atau email (email biasa menerima kode verifikasi 6 angka), lalu isi nama madrasah dan alamat websitenya. Akun Anda langsung menjadi Admin madrasah dan bisa mengundang pengurus lain.
Kode voucher dibagikan tim Santrinesia. Dimasukkan saat mendaftar, kode itu memberi gratis 12 bulan selama kuotanya masih ada. Tanpa kode, madrasah tetap bisa mencoba gratis selama masa coba. Tanyakan kodenya lewat WhatsApp atau email.
Ada. Rapor madrasah, setoran tahfidz, absensi siswa, SPP, dan SPMB berada di satu sistem informasi madrasah dengan satu data siswa, untuk MI, MTs, dan MA.
Bisa. Saat mendaftar pilih jenis Madrasah: panel memakai kata siswa, guru, madrasah, dan SPP, bagian asrama disembunyikan, sementara tahfidz, jadwal sholat, dan kalender Hijriah tetap ada. Semua bisa diubah di Pengaturan › Jenis lembaga.
Bisa. Satu akun yayasan menaungi banyak madrasah. Tiap madrasah mengelola SPMB, keuangan, dan pengurusnya sendiri, sementara yayasan melihat semuanya dan menggabungkan laporannya.
Bisa. Setoran ziyadah dan murajaah dicatat guru tahfidz dari HP. Madrasah menetapkan juz minimal, dan halaman kenaikan kelas menyarankan siswa yang hafalannya belum cukup untuk tinggal kelas.
Bisa. Kegiatan absensi bisa mengikuti jadwal sholat madrasah dengan selisih menit, sehingga jamnya bergeser sendiri setiap hari. Bawaan jadwal sholat mengikuti Kemenag dan bisa dikoreksi per waktu.
Bisa. Periode ujian, jadwal per kelas, cek bentrok pengawas, dan kartu ujian dicetak dari panel. Madrasah menentukan apakah siswa yang menunggak tetap mendapat kartu, dan dispensasi dicatat beserta penyetujunya.
Belum. Formatnya sedang kami pelajari bersama madrasah pengguna pertama. Sementara itu data siswa, wali, dan kelas, juga lembar nilai per kelas, bisa diekspor ke Excel kapan saja.
Bisa. Undang ia dengan peran Admin lembaga dan cakupan satu madrasah. Bendahara juga bisa dibatasi ke satu madrasah, sedangkan admin yayasan melihat semuanya.
Biaya langganan dihitung per akun, berapa pun lembaganya, dan sudah termasuk satu domain sendiri. Tiap domain sendiri tambahan dikenai biaya per tahun sesuai daftar harga di bagian Harga. Alamat subdomain santrinesia.com selalu gratis untuk semua lembaga.
Bisa. Pilih tema sekolah di Website › Tampilan: Sekolah Modern, Sekolah Gelombang, Sekolah Portal, SMK Klasik, SMK Portal, SMK Modern, Sekolah Prima, atau Sekolah Alam. Ada slider berketerangan, sambutan kepala sekolah, program keahlian, angka yang menghitung naik, berita, agenda, galeri, mitra, dan tombol SPMB; menu bisa bertingkat sampai menu mega, dan tampilannya rapi di HP. Warna, huruf, logo, dan isi diatur sendiri.
Bisa. Buat aturan potongan bernama dengan persen atau nominal. Madrasah menentukan mana yang boleh ditumpuk dan batasnya; potongan diterapkan otomatis saat tagihan terbit.
Bisa. Tagihan dipecah menjadi beberapa termin dengan DP atas persetujuan admin, dan daftar ulang SPMB bisa dicicil bila aturan biayanya mengizinkan. Jumlah piutangnya tetap sama.
Bisa, dan madrasah boleh memakai beberapa cara sekaligus. VA bank langsung memakai standar SNAP Bank Indonesia, jadi madrasah cukup berkontrak VA dengan banknya lalu memasukkan kredensialnya. Untuk transfer biasa, madrasah yang berlangganan Moota mendapat nominal unik per tagihan; begitu mutasi masuk, tagihan lunas dan kwitansi terbit tanpa unggah bukti. Midtrans juga tersedia, dan pencatatan manual oleh bendahara selalu ada. Setelah membayar, wali bisa menekan Cek status di portal untuk menanyakan langsung ke bank atau penyedia; selama halaman terbuka status juga dicek otomatis.
Bawaannya mengikuti Kemenag. Madrasah bisa mengubahnya ke ketetapan ormas atau hisab, dan mengoreksi awal bulan secara manual.
Data tiap madrasah terpisah di tingkat database, data sensitif dienkripsi dan dibatasi per peran, setiap perubahan tercatat, dan persetujuan wali dicatat saat pendaftaran. Rancangannya memperhatikan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Data tetap milik madrasah. Akun menjadi hanya-baca selama 90 hari dengan ekspor penuh (Excel dan arsip lengkap). Data keuangan tidak pernah dihapus diam-diam.
Bisa. Di Website › Pengaturan › Pop-up pendaftaran, isi judul, keterangan, gambar dari pustaka media, teks dan tujuan tombol (bawaannya formulir pendaftaran), tanggal mulai dan selesai, seberapa sering tampil (sekali setiap kunjungan, sekali setiap beberapa hari, atau setiap halaman dibuka), dan tempatnya (beranda saja atau semua halaman). Pop-up muncul sesaat setelah halaman terbuka, bisa ditutup dengan tombol Tutup atau Esc, dan tidak memperlambat website.
Ya. Di Website › Tampilan, pilih jenjang lembaga: madrasah, MI, MTs, MA, SD, SMP, SMA, SMK, atau umum/yayasan. Bawaannya mengikuti jenis lembaga. Galeri tema lalu menampilkan tema untuk jenjang itu lebih dulu, dan warna awal website mengikuti jenjangnya (hijau untuk madrasah). Nyalakan Tampilkan semua tema untuk memilih tema lain; semua warna tetap bisa diganti.
Coba gratis
Gratis 12 bulan dengan kode voucher, kuota terbatas
Mulai dari satu madrasah, tambah yang lain kapan saja.
Daftarkan madrasah dalam beberapa menit, impor data siswa dari Excel, lalu atur SPMB, rapor, dan tahfidz. Punya kode voucher dari tim Santrinesia? Gratis 12 bulan.